Rabu, 28 September 2016

Tidak Memiliki Tempat Tinggal, Pasangan ini Menikmati Hidupnya di Mobil Karavan



Tanpa harus membayar biaya sewa bangunan dan sebagainya, pasangan muda asal Amerika Serikat, Brooke dan Jason hingga saat ini memiliki tempat tinggal bersama di sebuah mobil Toyota Camper milik mereka berdua.

Awalnya, mobil tersebut mereka beli hanya sekadar untuk berjalan-jalan di beberapa kota terdekat. Karena terlalu asyik mengendarai kendaraan tersebut, alhasil keduanya memutuskan untuk tinggal di dalam mobil ke mana pun dan di mana pun mereka berada.




Di dalam mobilnya tersebut, terdapat sebuah kasur besar yang dapat berubah fungsi menjadi sebuah sofa. Di bagian samping sofa, terdapat sebuah lemari yang terbuat dari bambu sehingga memiliki beban yang sangat ringan. Selain itu, pada bagian belakang terdapat sebuah kamar mandi kecil lengkap dengan berbagai aksesoris keperluan sehari-hari. Bagaimana? Anda tertarik seperti mereka?

Sumber: www.citragran.com 

Dua Buah Garasi ini Disulap Menjadi Hunian Menarik & Nyaman



Awalnya, dua buah garasi ini diabaikan oleh sang pemiliknya karena usaha toko bunganya yang sudah bangkrut di tahun 2001. Bangunan tersebut hanya menyisakan 3 buah pohon di depannya, beserta berbagai memori sang pemilik bangunan.

Namun, tidak disangka sang pemilik rumah pun melihat adanya kesempatan yang dapat menguntungkan. Alih-alih ingin memanfaatkan kembali fungsi bangunan, alhasil pemilik rumah pun menyulap dua garasi tersebut menjadi sebuah rumah yang sangat menarik, modern, dan nyaman untuk dihuni.




Dengan sentuhan tangan tim arsitek Roundabout Studio, rumah tersebut direnovasi ulang dengan menambah bagian dua lantai secara vertikal sehingga rumah pun tampak lebih besar dan leluasa. Tim arsitek secara sengaja memasang beberapa kaca besar, yang memiliki fungsi utama sebagai sumber pencayahaan alami dari matahari. Sang pemilik bangunan pun, kini dapat menikmati sensasi yang berbeda dari dua buah garasi yang telah beralihfungsi tersebut. Sangat menarik bukan?

Berlapiskan Kaca, Rumah ini Memiliki Pencahayaan Yang Sempurna



Rumah yang berusia 150 tahun asal Brooklyn, Amerika Serikat ini memiliki berbagai lapisan kaca pada bagian ruang tengah dan halaman sehingga mendapatkan pencahayaan matahari yang sempurna dan maksimal.

Pasangan muda yang memiliki rumah tersebut awalnya sangat frustasi dengan keadaan rumah sebelum melakukan renovasi. Bayangkan saja, rumah tersebut berusia lebih dari satu setengah abad dengan kondisi atap yang rapuh dan dinding yang serba retak. Namun, dengan kemampuan sang arsitek ternama asal New York, rumah tersebut berubah menjadi sebuah hunian yang nyaman bagaikan istana modern.




Dengan melakukan pembaharuan di setiap lapisan dindingnya, rumah tersebut menjadi kokoh dan kuat dibandingkan dengan sebelumnya. Selain itu, agar rumah tersebut hemat energi, pemilik rumah dengan sengaja meminta agar tim arsitek menambahkan lapisan kaca pada bagian atap agar tidak memerlukan lampu yang cukup banyak sehingga rumah pun tetap terang dengan cahaya matahari. Keputusan yang sangat bijak bukan?

Sumber: www.citragran.com 

Bermodalkan Kerat Wine Bekas, Dekorasi Kafe ini Menjadi Suguhan Menarik Para Pengunjungnya



Sebuah kafe yang terletak di Kota Zaporizhia, Ukraina memilik nilai keunikan tersendiri dibandingkan dengan kafe-kafe lainnya. Pasalnya, kafe tersebut memiliki dekorasi yang sangat unik yakni dengan menggunakan kerta wine bekas sehingga menjadi nilai seni di setiap sudut ruangan kafe tersebut.



Sang arsitek dengan sengaja menggunakan kerat wine bekas tersebut agar memiliki nilai fungsi yang baik sehingga dinilai bangunan tersebut ramah lingkungan terhadap sekitarnya. Selain itu, menariknya lagi di setiap sudut kafe tersebut diletakkan beberapa tanaman kecil agar para pengunjung nyaman dan tetap sejuk sembari ngopi di setiap harinya.




Dengan kombinasi pendekatan industrial dan minimalis, tentu saja kafe tersebut memiliki perbedaan yang menonjol dibandingkan dengan kafe pada umumnya. Alhasil, para pengunjung pun tidak hanya menikmati secangkir kopi saja, tetapi dapat menikmati sentuhan seni dari berbagai kerat wine bekas tersebut. Sangat unik bukan?

Sumber: www.citragran.com 

Rabu, 14 September 2016

Terbuat Dari Beton, Rumah asal Brazil ini Ramah Lingkungan


Bagaimana bisa sebuah bangunan yang terbuat dari beton berdampak baik terhadap lingkungan? Jangan salah, sebuah rumah yang terletak di Sao Paulo, Brazil ini tentunya tetap ramah pada lingkungan sekitar.



Pasalnya, rumah tersebut tetap mempertahankan ekosistem di sekitar wilayah perumahan tersebut sehingga dinilai tidak mengganggu sedikitpun keseimbangan alamnya. Selain itu, pasangan yang memiliki rumah tersebut meminta agar huniannya tersebut semi terbuka dengan lingkungan sekitar. Alhasil, rumah tersebut dapat beradaptasi dengan baik dengan kekayaan alam di sekitar pekarangan perumahan tersebut.




Dapat beradaptasi dengan lingkungan merupakan kunci utama sang arsitek dalam membangun rumah tersebut. Sehingga, dengan dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungan, berbagai energi positif pun dapat kita dapatkan secara otomatis sehingga kebaikan alam pun akan mendukung berbagai aktivitas kita di dalam rumah. Sangat inspiratif bukan? 

Bangunan Pabrik Disulap Menjadi Hunian Nyaman & Hijau


Terletak di sekitar wilayah Kota Barcelona, rumah yang didesain ulang oleh Lluis dan Marc tersebut telah menghasilkan mahakarya klasik dan modern sebuah pabrik yang disulap menjadi hunian yang nyaman.



Bangunan pabrik yang berdiri sejak 1930 tersebut, kini telah beralihfungsi menjadi sebuah hunian modern layaknya sebuah tempat tinggal yang layak. Dengan mempertahankan nilai sejarahnya, sang arsitek hanya memoles sedikit bagian rumah agar bangunan tersebut lebih kokoh dan kuat.




Dikabarkan, pabrik tersebut merupakan bekas sebuah pengolahan susu lokal setempat yang cukup berjaya di masa lampau. Demi mengulang keyajaan yang serupa, pemilik rumah membiarkan bangunan tersebut tampak utuh seperti pabrik agar para penduduk sekitar dapat mengingat serta mempertahankan nilai sejarah pada bangunan tersebut.

Ramah Lingkungan, Warga Lokal Terinspirasi Rumah Hijau di Tengah Hutan


Jika dilihat secara seksama, rumah tersebut serupa seperti rumah biasa pada umumnya. Namun siapa sangka, rumah tersebut faktanya adalah green cottage, yang terbuat dari bahan ramah lingkungan tanpa merusak sedikit pun keadaan lingkungan di sekitar hutan tersebut.

Rumah tersebut dihuni oleh sepasang keluarga bahagia yang bernama Crie dan Simpson. Rumah tersebut didirikan atas izin komunitas warga setempat, yang sangat melindungi serta menghormati lahan hutan yang berlokasi di Maine, wilayah Timur Amerika Serikat.

Untuk mendirikan rumah tersebut, sang pemilik rumah harus siap diberi pengawasan oleh penduduk setempat, agar terbukti tidak merusak lingkungan sekitar hutan. Alhasil, komunitas setempat terkesima dengan green cottage tersebut, dan menjadi sebuah rumah contoh bagi penduduk setempat.


Awalnya, lahan seluas setengah mil tersebut dimiliki oleh seorang mantan Jurnalis serta Profesor asal Columbia University, yang bernama Bruce Porter. Dirinya mengakui tidak pernah terpikirkan untuk membangun rumah ramah lingkungan tersebut. Kini, keluarga Crie dan Simpson dapat menikmati dengan tenang suasana pegunungan dan lingkungan sekitar, tanpa khawatir tekanan dari warga setempat.